Cari Blog Ini

Rabu, 28 September 2016

Tokoh pemuda Agadide ,Menolak Pemekarang Klasis baru



 Ilustrasi Hosea Nakapa

Jayapura-,Pada saat detik-detik ini sebuah informasi yang sedang di bangun oleh oknum-oknum yang tida bertanggung jawab terhadap pembanguan daerah baik itu dari sisi agama maupun juga budaya dan tanah adat salah satu contohnya adalah daerah kelasis agadide yang sementara ini di minta untuk membuka satu gereja kelasis pemekarang baru yakni daikagowo.

Pada jam 1:49 siang ini melalui sms sheluler di,infomasih bahwa “dari kelasis agadide agar di ketahui bersama untuk bertindak tentang batalkan tentang pembagian pemekarang kelasis agadide karena umat agadide bukan minta pemekarang tetapi kita butuh bersatu maju menciptakan qualitas pelayanan bukan quantitas dan kita semua berpikir bagimana menjadi penabur-penabur benih dalam ketiga aspek yakni,pendidikan,kesehatan dan ekonomi.demi pelayan pekabarn injil berganda."katanya hosea nakapa melalui sms seluler , kamis 29 september 2016 kepada www.minabu peku woto mana news.blogspoot.

Lanju,ini merupakan informasih yang musti di perbesar luaskan kepada seluruh lapisan masyrakat yang ada di setiap kota maupun kampung agar mengetahuinya.karena isu-isu ini sedang di bangun oleh oknum-oknum yang tidak berkembang.( yerri kogopa)

Minggu, 25 September 2016

Roy warita,sosok Revolutor Muda SDM Papua


Salah seorang siswa SMP sedang mengajarkan membaca dan menulis kepada adik-adiknya di salah satu kampung yang ada di provinsi papua,kabupaten Yahukimo,distrik korowai (foto ist facebook)

Jayapura-Salah satu hal yang oarang papua musti dia utamakan adalah memanusian manusia yang ada dari keterbatas,kekurangan dan keterbelangan untuk menmbah dan memupuk sumber daya manusia papua yang profesional dalam segalah hal.karena hak-hak orang papua yang selalu bersuara di mana saja,yang teru tama adalah sumber daya manusia papua yang siap berperang.

Dalam situsi papua yang terketinggalan dan terintimdiasi dengan sistim-sistim khusus dari klonial telah termbuh tunas muda papua yang mampu mengabdi dengan kekurangan yang ada yaitu Roy Warita

Melalui abrolan group Facebook komunitas Perduli Kemanusiaan Daerah Terpencil Di Papua (Kopkedat Papua) oleh  Yan Akobiare bahwa Roy Warita adalah seorang anak asli korowai yang sementara ini baru duduk di kelas 2 SMP,dia mengabdikan dirinya untuk menjadi seorang Guru bagi adik-adik nya di Korowai.katanya.

Lanjutan,pada saat hari libur dia pergi berjalan berhari-hari menuju ke kampungnya dari Yahukimo ke Korowai hanya untuk berjuang demi  adik-adik nya.Dengan tujuan utama baginya adalah agar supaya adik –adiknya bisa sama seperti dia.bisa membaca dan menulis dan meghitung.tambahnya

Berita ini menjadi pelajaran bagi para sarjana,dan doktor profesor yang hanya ingin duduk di kursi sofa menikmati EC sambil berbicara yang tidak maksud akal yang berujung pada Uwan (merah) tidak meliah dengan sumber daya manusia papua yang sedangterlantar.(YerryKogopa)



Sabtu, 10 September 2016

ANAK UTUPAGE ,, MELANGKA TANPA ALAS KAKI.


foto umat DAKABO di halam gereja dauwagu saat peletakan batu pertama

 Oleh: Geradus Nakapa
 
Kita mendasari dengan budaya yang dimiliki maka semaunya akan berjalan dengan lancer.sekalipun berbagai badai yang bergonjang-goncang tetapi musti ada jalan yang bai di balik itu. kata penulis

opini, Anak utupage adalah bansa papua terlebi kusus di pengunungan yang sedang hidup di pulau yang sangat istimewa, papua adalah tempat mengapdi di sisi pengetauwan, baik itu di sisi pendidikan yang sangat ketinggalan ini,

Anak utupage melanka tanpa alas kaki dunia publik di bidang pengetauan yang kreatif maupung yang tidak inofatif, karna anda dan saya adalah agen pembaruan maka kita berjuang keras yang sudah memiliki, karna anak utupage hak penentu di bagiang hal tersebut.

Maka penulis mengajak kepada kita bahwa Anak utupage adalah melanka tanpa alas kaki di dunia publik, maka dengan itu kami anak utupage berjuang cesara landasang yang sangat terbelakan yang andal, anak utupage harus punya niat yang tinggi untuk mendapat dunia publik,

 Karna kau dan saya adalah agen penentu untuk mewujudkan hal yang kita suda niat dari jejak masa kecil, masa kecil yang kita suda niat itu mengejar dengan sepenu hati dan hiklas hati, maka kita kerja kuat dan sepenu hati untuk kita dan kedepan, Momen yang sangat ideal itu di sisi niat yang kita sudah niat dari jejak masa kecil,

Dan kami sendiri sudah mengatahui bahwa niat adalah suatu proses untuk menuju kesuksesan di dunia public.Untuk mendapatkan suatu niat adalah dia jalan dengan berliku-liku untuk mewujudkan niat tersebut.

 Anda dan saya adalah agen pembaruan dalam budaya maupun tengga-tengga masyrakat, kau dan saya adalah ujung tombak untuk hak menentu di bagian pengetauan,

Satu  hal penting yang kita tanami adalah hal-hal yang kita suda niat itu bagaimana cara untuk kita aplikasikan dalam diri kita sendiri, Semua terjadi di kalangan kita masyarakat bagaimana secara untuk kita mewujudkan ide-ide atau gagasan-gagasan kita yang sedang berniat di lubuk hati kita sekarang ini, ide adalah tufoksi yang tak bisa lepas di setiap orang masing-masing, maka hal hal yang kita niat itu harus kita di wujudkan karena ideologi kita adalah dari anak utupage tanpa alas kaki.




Penulis adalah :Mahasiwa papua yang sedang kulia di STIE Port numbay jayapura papua.

Kamis, 08 September 2016

Illu, tempat Kelahiranku




Tempat ini bernama illu.
Berada di sebuah kecamatan yang terletak di kabupaten puncak .
Penuh dengan suka cita hidup didalamnya.
Bersama teman-teman kecil dan suasana alam yang menemani dalam kesehariannya.
Letaknya yang begitu strategis membuat semua orang mengenal.Diapit oleh dua sungai membuat masyarakatnya hidup natural dan dinamis...

Begitu cintanya aku terhadap desa kelahiranku (illu),
kupersembahkan sebuah puisi....

Desaku,...
tempat dimana aku lahir
tempat dimana aku mengenal dunia
memulai segala harapan
menempa segala potensi

                                                                                                              Tempat kelahiran ku ILLU.

                                                                                                                    kabupaten Puncak

Desaku,...
Inginku mengabdi kepadamu
dengan segala kemampuan                                    
dengan segala daya juang

Takkan pernah kulupa
Walau sampai menutup mata




Karya ; Yerry Kogopa
Jayapura,08 september 2016

Rabu, 07 September 2016

Panitia Tetapkan,Jadwal Pelaksana Orientasi MABA/Musywarah IKAPPMMA TAHUN 2016



 Seusai Kegiatan Pembukaan Pertandingan Ikappmma Berpose Besama Denga Bapak Intlektual Ikappmma Deki Degey (Di Tengah) Bersam Dengan Seluruh Anggota Akar Rumput Ikappmma Di Lapangan Bolah Volai Smk Ypk  Diaspora Belakang Kota Raja Dalam Japaura-Papua.(foto sumber facebook doc)


Jayapura-,IKAPPMMA (Ikatan Pemuda Pelajar  Mahasiswa/I Dan Masyrakat ) agadide se-kota studi jayapura,Telah menyelengarakan rapat forum bersama di kalangan organisasinya. pada tanggal selasa 06 september 2016.

 Rapat tersebut telah  bertempatkan di gubuk emawa kota raja dalam yang bermula dari pukul jam 03:00 sampai dengan 06:12 wip.

Dan dalam Rapat tersebut telah di lakukan dalam rangka membahas dan menentukan beberapa agenda yang telah di rilis di dalamnya yaitu:

1.Penetapan Tema dan sub tema
2.Menentukan Materi dan pemateri
3.Menetapkan Hari pelaksanaan Orientasi IKAPPMMA 2016

“Berdasarkan dengan hasil kesepakan mufakat bersama oleh seluruh Pembina,senior dan junior beserta akar rumput ikappmma yang tak perna mati dan pundang dalam wadah ikappmma itu sendiri bahwa hari pelaksanan Orientasi maba merangkap mesywarah IKAPPMMA tahun 2016 adalah tanggal 21 september 2016 sampai dengan 23 adalah hari pelaksanaan perkenalan dan di lanjutkan dengan musywarah.”informasih ini telah di sampaikan secara langsung Oleh ketua Panitia Melkias kudiai Kepada www.Minabu peku woto mana News blogspoot.com 

Sesuai dengan situsi yang terjadi langsung di lapangan melaui media ini,adalah semua anggota IKAPPMMA berkomitmen untuk mensukseskan kegiatan ini,dengan penuh suka cita.sekalipu n banya gejolak dan tantangan tetapi mereka akan tegu sampai sukses.( Yerry Kogopa)