Cari Blog Ini

Sabtu, 08 Oktober 2016

YLSM News, 8 Oktober 2016



 Rumah adat  bentuk Honay 
khusus di huni oleh  laki-laki.Ilustrasi foto: sumber Ylsm news.


PENGUMUMAN

Kita sebagai umat Tuhan, perlu membaca dan menghayati ayat firman Tuhan yang diambil dari Alkitab Yakobus  4 : 17, bunyinya :
"Jadi Jika Seorang Tahu Bagaimana Ia Harus Berbuat Baik Tetapi, Ia Tidak Melakukannya, Ia Berdosa".

Maka olehnya itu, menurut berita yang telah dirilis melalui YLSM News 08 Oktober 2016 adalahsebagai berikut:
            
ROUTE PERJALANAN SOSIALISASI INTERNAL TENTANG AGENDA GUGATAN TERHADAP PEMERINTAH KERAJAAN BELANDA

Dari Jayapura menuju Paniai melalui Nabire pada hari Selasa 11 atau Rabu 12 Oktober 2016 mendatang, apabila biaya tiketnya memungkinkan.

ROUTE SOSIALISASI INTERNAL TENTANG AGENDA GUGATAN SWP-YLSM PTPB TERHADAP PEMERINTAH KERAJAAN BELANDA

Perjalanan ini, kami akan gunakan sosialisasi tentang Agenda Gugatan YLSM PTPB - SWP terhadap pemerintah kerajaan Belanda. Sosialisasi ini difokuskan kepada seluruh Orang Asli Papua, oknum DPRP, DPRD, MRP, TOKOH AGAMA, Tokoh Adat, PNS, dan lain

Berkas perkaranya telah diserahkan secara simbolis kepada pemerintah Belanda, 7 September 2016 lalu. Saya akan keliling dari Jayapura, Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Mimika, Intan Jaya, Puncak Jaya dan seterusnya sampai ke Wamena. Sedangkan beberapa kabupaten di pesisir Pantai dapat disesuaikan sesuai perintah SWP. Kami berusaha yakinkan masyarakat Papua dari Sorong sampai Samarai tentang gugatan ini secara internal untuk tahapan pertama. Kemuadian, berdasarkan data, fakta dan sejarah, SWP-YLSM PTPB akan sampaikan surat kepada Ketua DPRP di Jayapura dan tembusannya akan disesuaikan.

Inti tuntutan SWP-YLSM PTPB adalah sebagai berikut :

Pertama :

Pihak SWP-YLSM PTPB menuntut Belanda menyampaikan minta maaf kepada Orang Asli Papua atas penipuan dan penandatanganan New York Agreement, 15 Agustus 1962 tanpa OAP dilibatkan.

Kedua :

Pemerintah kerajaan Belanda dituntut untuk bersedia melakukan perundingan kembali antara Belanda, Indonesia dan Papua Barat.

Demikian dan terima kasih atas dukungan doa dan dana dari semua pihak untuk percepat proses gugatannya di Belanda.


SERVIUS KEDEPA
Ketua YLSM PTPB


Pewarta :Servius Kedepa
Editor    :Geradus

                                 
                                                                


                                    
                   
                                                        

Tidak ada komentar:

Posting Komentar