![]() |
| Para DPRP bpk laurensus kadepa tengah,dan bpk demianus nawipa kiri tengan bersama para pesetra rombangan tim kordinator lapangan pembongkaran material yang melintasi maka taka.(foto yabokey) |
Jayapura(woto news)-,Dinas
PU Provinsi dan PT.Modern Tak Konsisten Membayar Tuntutan Warga Atas Kerugian
Material Pembangunan Jalan Menuju Intan Jaya dari Kabupaten Paniai dan di
tempat lain.
Bulan
Januari 2017, kami akan palang jalan. Hentikan pembangunan jalan sampai tuntutan
warga terjawab. SKPD tak menghargai DPR. Kegiatan reses 6 bulan lalu saya
berkunjung ke lokasi yang bermasalah antara rakyat pemilik tanah dan pihak
perusahaan PT.Modern dan kroni-kronil.
Masalahnya
adalah pembayaran kerugian material yang tidak benar, menurut warga setempat.
Sering diintimidasi dan ditakuti bahkan di pukul oleh pihak aparat yang
bertugas mengamankan proyek tersebut, semua ini adalah laporan warga disaat
reses. Sampai saat ini PT Modern belum merespon/ bayar tuntutan warga setempat.
PT.Modern
adalah perusahaan yang sedang menangani pembangunan jalan raya tujuan kabupaten
intan jaya dari kabupaten nabire, dogiyai, deiyai, dan paniai yang dibangun
dari sumber dana APBD Kabupaten, Provinsi dan APBN.
Kami
membawa aspirasi reses ini di tingkat provinsi dan melalui komisi IV dan I
mediasi pertemuan antara pemprov Papua [Balai besar PU Papua Dinas PU
Provinsi], dan perwakilan masyarakat di ruang rapat komisi IV DPRP.
Dlm
pertemuan tersebut bersepakat akan ada pertemuan lanjutan paling lama seminggu
mendatang. Kini rakyat msh menunggu. Kepada pihak PU, Balai, PT.Modern. DPR
Papua .
Pewarta: demianus bunay

Tidak ada komentar:
Posting Komentar