![]() |
Peta papua sejak awal penguasah asing masuk di papua.
Sumber foto:
Papuaweb.org
|
(artikel)-,Pada
awalnya Papua beserta pegunungan tingginya pernah menjadi bagian dari dasar
laut yang dalam dapat dilihat dari fosil yang tertinggal di bebatuan
Jayawijaya.
Meski
berada di ketinggian 4.800 mdpl, fosil kerang laut, misalnya, dapat dilihat
pada batuan gamping dan klastik yang terdapat di Pegunungan Jayawijaya. Karena
itu, selain menjadi surganya para pendaki, Pegunungan Jayawijaya juga menjadi
surganya para peneliti geologi dunia.
Sementara
terpisahnya daratan Australia dengan Papua oleh lautan berawal dari berakhirnya
zaman es yang terjadi pada 15.000 tahun yang lalu. Mencairnya es menjadi lautan
pada akhirnya memisahkan daratan Papua dengan benua Australia. “Masih banyak
rahasia bebatuan Jayawijaya yang belum tergali. Apalagi, umur Pulau Papua ini
masih dikategorikan muda sehingga proses pengangkatan pulau masih terus
berlangsung hingga saat ini.
Ini juga alasan dari penyebutan Papua New
Guinea bagi Pulau Papua, yang artinya adalah sebuah pulau yang masih baru,”
tambah peraih gelar master di bidang Economic Geology dari James Cook
University, Townswille, Australia ini.
Sementara keberadaan salju yang berada di
beberapa puncak Jayawijaya, diyakininya akan berangsur hilang seperti yang
dialami Gunung Kilimanjaro di Tanzania. Hilangnya satu-satunya salju yang
dimiliki oleh pegunungan di Indonesia itu disebabkan oleh perubahan iklim
secara global yang terjadi di daerah tropis.
Penulis:Mahasiswa Papua Yang Sedang Kulia Di Jogja

Tidak ada komentar:
Posting Komentar